IMG-LOGO

Vision and Mision

Majalah MPA adalah aset Kanwil Kemenag Provinsi Jatim yang cukup besar andilnya dalam mengejawantahkan pembinaan dan pengembangan komunikasi, informasi, edukasi, dedikasi, serta bermuatan multidimensi. Pengelolaan suatu penerbitan media massa seperti majalah MPAyang bertahan hingga kini, bukanlah pekerlaan yang ringan. Sebab para pengelulaannya terikat oleh tugas kedinasan, dan hanya sebagian saja waktunya untuk majalah MPA. Itupun silih berganti karena adanya mutasi atau promosi di tempat lain, sehingga formasi pengelola sering berubah.

Namun, satu hal yang patut dikemukakan adalah dedikasi para pengelola majalah MPA cukup tinggi. Mengingat sarana dan prasarana sangat terbatas. Bahkan dana operasional yang disediakan kadang tidak seimbang dengan beban tugas yang harus diemban. Semangat pengabdian itu dirintis sejak awal oleh para pendirinya, ketika menerbitkan majalah MPA tahun 1970 dengan didasari oleh nilai ikhlas dan semangat ruhul jihad, demi kemajuan di lingkungan Departemen Agama (Sekarang Kementrian Agama), khususnya Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Jawa TImur

Di sisi lain, pelestarian suatu peristiwa akan mudah dilakukan manakala terdapat sumber informasi yang cukup dan otentik. Salah satunya adlaah para pelaku sejarah ini sendiri. Dengan memerhatikan peranan media massa yang semakin penting dalam kehidupan dunia modern, maka pelestarian sejarah MPA perlu dilakukan dalam bentuk tertulis dan didokumentasikan dalam bentuk buku. Dengan penulisan sejarah majalah MPA ini, aset dunia pers dan nama Kanwil Kemenag Provinsi Jatim akan selalu diingat.

Selain itu, satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah, penerbitan majalah MPA merupakan suatu karya jurnalistik yang nilainya tidak dapat diukur dengan materi. Kemampuan mempertahankan dan mengembangkan majalah MPA hanya dapat dilakukan secara profesional dengan dedikasi yang tinggi. Setidaknya harus memahami perkembangan dunia jurnalistik dari masa ke masa, karena semua itu akan menjadi landasan untuk melestarikan majalah MPA sesuai dengan tuntutan kemajuan sistem komunikasi yang ada.