IMG-LOGO
Home News News Detail
Liputan Khusus

Peringati Hari Santri 2026, Kemenag Jatim Ajak Santri Kuasai Iptek

by Administrator MPA - 2026-10-22 08:47:00 23 Views

Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kabid PD Pontren) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur, Imam Turmudi, S.Ag., M.H.I mengajak para santri untuk memperkuat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, mengembangkan inovasi, serta menjaga akhlak mulia demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

 

Pesan tersebut disampaikannya saat bertindak sebagai inspektur upacara bendera dalam peringatan Hari Santri ke-12 tahun 2026 di halaman Kanwil Kemenag Jawa Timur, Kamis (22/10) pagi. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas,” peringatan ini menjadi momentum untuk menegaskan peran santri dalam mengisi kemerdekaan dan menghadapi tantangan zaman.

 

Upacara peringatan Hari Santri tersebut diikuti seluruh seluruh aparatur sipil negara (ASN) lingkungan Kanwil Kemenag Jatim. Para peserta mengenakan busana khas santri bernuansa putih dan sarung, menghadirkan suasana yang mencerminkan identitas serta tradisi pesantren. Meski terik matahari terasa sejak pagi, antusiasme peserta tetap tinggi hingga rangkaian upacara berlangsung. 

 

Sebelum penyampaian amanat, rangkaian upacara bendera diawali dengan pembacaan Pancasila yang diikuti seluruh peserta, dilanjutkan pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, menyanyikan Mars Hari Santri, serta pembacaan teks Resolusi Jihad.

 

Mengawali amanatnya, ia menegaskan bahwa tantangan santri masa kini berbeda dengan masa perjuangan kemerdekaan. Jika dahulu santri turut berjuang mengangkat senjata melawan penjajah, kini perjuangan dilanjutkan melalui pendidikan, penguasaan teknologi, inovasi, dan penguatan karakter.

 

“Kalau dulu para santri berperang, semua elemen masyarakat bersatu padu melawan penjajah, maka yang saat ini kita perlu lakukan bersama adalah bagaimana mengisi kemerdekaan ini dengan menguatkan negeri melalui ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak yang mulia,” ujarnya.

 

Imam Turmudi menekankan, perubahan zaman tidak boleh menghilangkan semangat pengabdian santri kepada bangsa dan negara. Para santri diharapkan mampu menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan dan teknologi, sembari tetap memelihara tradisi pesantren.

 

Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga jujur, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Santri juga diharapkan berani menghadapi perubahan serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

 

“Peliharalah tradisi pesantren, tapi jangan pernah takut terhadap perubahan-perubahan. Jadilah generasi yang teguh memegang kemajuan serta menghadirkan solusi persoalan masyarakat,” pesannya.

 

Dalam amanat tersebut, ia juga mengajak peserta upacara untuk mengenang perjuangan para santri dan masyarakat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya melalui Resolusi Jihad yang menjadi salah satu tonggak penting perjuangan rakyat di Surabaya pada 1945.

 

Ia menjelaskan, Resolusi Jihad menegaskan kewajiban membela tanah air bagi umat Islam, terutama mereka yang berada dalam radius 90 kilometer dari tempat kedudukan musuh. Seruan tersebut turut membangkitkan semangat perjuangan dan persatuan masyarakat dalam menghadapi upaya penjajah untuk kembali menguasai Indonesia. “Tanpa Resolusi Jihad tidak mungkin ada Hari Pahlawan,” tegasnya.

 

Mengakhiri amanatnya, ia mengingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini harus diisi dengan kontribusi nyata sesuai kemampuan masing-masing. Semangat perjuangan para pendahulu perlu diteruskan melalui karya, pengabdian, dan upaya memperkuat bangsa.

 

Melalui peringatan Hari Santri 2026, keluarga besar Kanwil Kemenag Jawa Timur diharapkan terus menumbuhkan semangat perjuangan, memperkuat pendidikan keagamaan, dan mendorong lahirnya generasi santri yang berilmu, berakhlak, serta mampu berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia yang maju dan berdaya saing pada 2045.

 

Syahroni

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *