Kementerian Agama (Kemenag) akan menghadirkan program Pelatihan Spesial untuk memperluas akses pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pesantren di seluruh Indonesia. Program yang dalam rangka menyambut Hari Santri 2026 ini ialah kolaborasi antara Direktorat Jenderal Pesantren bersama Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM). Nantinya program ini memanfaatkan teknologi digital agar pelatihan dapat diakses secara lebih fleksibel oleh peserta dari berbagai daerah.
Direktur Pemberdayaan Pesantren Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren Kemenag, Yusi Damayanti, mengatakan salah satu pelatihan yang disiapkan adalah pembuatan konten kreatif. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan santri dalam memproduksi konten digital yang produktif dan kreatif. Menurut Yusi, kemampuan tersebut dapat menjadi bekal bagi santri untuk memanfaatkan ruang digital secara positif, sekaligus mengembangkan keterampilan komunikasi dan kreativitas.
“Kompetensi tersebut dapat menjadi bekal bagi santri untuk memanfaatkan ruang digital secara produktif serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan kreativitas,” jelas Yusi sebagaimana yang dikutip dari laman Kemenag pada Selasa (20/10).
Ia menjelaskan, pemanfaatan teknologi digital dapat mempermudah proses pembelajaran sekaligus memperluas jangkauan pelatihan. Dengan demikian, peserta dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke, memiliki kesempatan untuk mengikuti program tersebut.
Selain memperhatikan kemudahan akses, Kemenag juga akan menyesuaikan metode pelatihan dengan kondisi dan kebutuhan peserta. Penyesuaian ini dilakukan agar pelaksanaan program tetap efektif tanpa mengurangi kualitas materi dan proses pembelajaran.
“Variasi dalam pelaksanaan tidak boleh mengurangi mutu dari materi. Harapannya agar penguatan kompetensi sumber daya manusia di pesantren bisa berlangsung secara lebih luas dan efisien,” tegas Yusi.
Melalui program ini, Kemenag berharap pengembangan kompetensi SDM pesantren dapat menjangkau lebih banyak peserta dengan dukungan teknologi digital, sekaligus meningkatkan kemampuan santri dalam menghadapi perkembangan dunia digital.
Syahroni
Your email address will not be published. Required fields are marked *